Skip to main content

Tugas Manajemen Strategik

TUGAS MANAJEMEN STRATEGIK
ANALISIS STRATEGI BISNIS
PT. BLUE BIRD GROUP

oleh:
Anizza Fahrienza Sendjaya
1712070146
Kelas Manajemen Intensif


INTITUT KEUANGAN PERBANKAN DAN INFORMATIKA ASIA PERBANAS
FAKULTAS MANAJEMEN DAN BISNIS
PROGRAM STUDI MANAJEMEN
2019



Seperti dilansir dari laman bluebird group, Blue Bird Group adalah kelompok usaha yang siap melayani segala kebutuhan masyarakat warga Jakarta dan kota-kora besar di Indonesia. Blue Bird Group bukan hanya sekedar perusahaan taxi tapi menjadi bagian dari gaya hidup. Jika New York terkenal dengan yellow taxi dan London dengan black cab, maka Jakarta dengan Blue Bird: armada taksi biru yang selalu menghiasi jalanan ibu kota yang sibuk setiap waktu.

Dengan terus melayani jutaan penumpang setiap bulannya, Blue Bird Group telah memperluas jenis layanannya. mulai dari regular taxiz (Blue Bird & Pusaka) sampai dengan Excutive taxi (Silver Bird). Visi dari Blue Bird Group adalah menjadi perusahaan yang mampu bertahan dan mengedapankan kualitas untuk memastikan kesejahteraan yang berkelanjutan bagi para stakeholder. sedangkan misi nya adalah memiliki tujuan tercapainya kepuasan pelanggan dan mengembangkan serta mempertahankan diri sebagai pemimpin pasar di setiap kategori yang dimasuki. dalam transportasi darat, menyediakan layanan yang handal dan berkualitas tinggi dengan penggunaan sumber daya yang efisien dan melakukannya sebagai satu tim yang utuh. berikut analisis strategi bisnis PT. Blue Bird Indonesia berdasarkan matriks analisis strategi bisnis

1.      MATRIK IFE


Faktor-Faktor Internal Utama

Weight

Rating
Weighted Score
Strenghts
1
Kekuatan merk
0.16
4
0.56
2
Motivasi kekuatan konsumen yang kuat
0.06
3
0.56
3
Meningkatkan profitabilitas pada saat krisis
0.05
3
0.15
4
Pengembangan produk layanan
0.05
4
0.2

5
Memberikan jaminan keamanan ke konsumen

0.07

4

0.28
6
2 digit
0.05
4
0.15
7
Melipat gandakan pendapatan
0.07
4
0.28
8
Tingginya penjualan layanan jasa
0.07
4
0.28
9
Fokus pada peembangan perusahaan
0.07
4
0.28
Weakness
1
Harga yang mahal
0.14
1
0.14
2
Fluktuasi harga saham perusahaan
0.05
2
0.08


3
Jumlah pengambil keputusan yang banyak
0.08
2
0.16
4
Ketergantungan terhadap supplier
0.08
4
0.32
JUMLAH
1

3.41



Berdasarkan hasil dari tabel matriks IFE diatas,diketahui bahwa jumlah total peringkat bobot PT. Blue Bird Indonesia adalah sebesar 3.41. Nilai tersebut menunjukakan bahwa perusahaan memiliki posisi internal yang relatif kuat. Hal ini didasarkan pada nilai yang diperoleh berada di atas nilai 2,5 sebagai nilai rata- rata.


2.       MATRIKS EFE


Faktor-Faktor Eksternal Utama

Weight

Rating
Weighted Score
Opportunity
1
Strategi fokus di domestik market
0.06
3
0.18
2
Bertambahnya jumlah penduduk
0.09
4
0.36
3
Perusahaan taxi pertama
0.06
4
0.24

4
Perusahaan digunakan untuk penjualan produk dan jasa

0.08

2

0.16

5
Website bersifat online untuk mendeteksi lokasi

0.09

2

0.18
6
Bersaing di pangsa pasar menengah
0.08
2
0.12

7
Kompetitor memiliki unit dan penjualan jasa yang rendah

0.07

2

0.14
8
Berasosiasi dengan pemerintah
0.08
1
0.08
Threat
1
Taxi lokal berkembang
0.08
4
0.32
2
Kompetitor memiliki perusahaan di Jakarta
0.07
1
0.07
3
Tuntutan dari pihak internal keluarga
0.07
1
0.07
4
Kompetitor melakukan revitalisasi pelayanan
0.08
3
0.24
5
Kompetitor menawarkan tariff lebih murah
0.09
4
0.36
JUMLAH
1

2.52




Berdasarkan hasil dari tabel matriks EFE diatas,diketahui bahwa jumlah total peringkat bobot PT. Blue Bird Indonesia adalah sebesar 2,52. Nilai tersebut menunjukakan bahwa perusahaan dapat dikategorikan cukup berhasil dalam menarik keuntungan dari peluang eksternal dan menghindari ancaman yang dihadapi perusahaan.


3.       MATRIKS CPM


BLUE BIRD
GAMYA
EXPRESS
Faktor- Faktor Keberhasilan penting

Weight

Rating
Weighted Score

Rating
Weighted Score

Rating
Weighted Score
Pilihan armada
0.15
4
0.60
2
0.30
2
0.30
Kualitas pelayanan
0.10
5
0.50
2
0.20
3
0.30
Harga kompetitif
0.10
3
0.30
3
0.30
3
0.30
Pangsa pasar
0.15
5
0.75
3
0.45
3
0.45
Manajemen
0.05
4
0.20
2
0.10
3
0.15
Posisi keuangan
0.05
5
0.25
2
0.10
3
0.15
Kesetiaan pelanggan
0.20
4
0.80
2
0.40
2
0.40
Pengembangan domestik

0.20

2

0.40

4

0.80

4

0.80
TOTAL
1

3.80

2.65

2.85


Berdasarkan tabel matriks CPM diatas, diketahui total skor bobot pada PT. Blue Bird Indonesia sebesar 3,80 yang mana unggul dari 2 kompetitor utamanya yaitu Gamya dengan total skor 2.65 dan Express dengan total skor 2.85. Data tersebut menunjukkan bahwa posisi taxi Blue Bird unggul dalam profil kompetitifnya dibandingkan kompetitor.


4.       Matriks SWOT

INTERAKSI S-W-O-T / T-O-W-S








SWOT / TOWS
Opportunities
Threat
Strategi fokus di domestik market
Taxi lokal berkembang

Bertambahnya jumlah penduduk
Kompetitor memiliki perusahaan di Jakarta

Perusahaan taxi pertama
Tuntutan dari pihak internal
keluarga
Perusahaan digunakan untuk penjualan produk dan jasa
Kompetitor melakukan revitalisasi pelayanan
Website bersifat online untuk mendeteksi lokasi
Kompetitor menawarkan tariff lebih murah
Bersaing di pangsa pasar menengah

Kompetitor memiliki unit dan penjualan jasa yang rendah

Berasosiasi dengan pemerintah

Fokus pada pengembangan perusahaan

Interaksi S-O-T
SO Strategies
ST Strategies

Strength
Merk yang kuat
1.       Melakukan perluasan pasar
2.       Memperkuat brand dengan memanfaatkan teknologi khususnya teknologi informasi
3.       Mengembangkan   produk layanan yang berbeda dari kompetitor
4.       Melakukan kerjasama dengan pemerintah
5.       Dua angka perkembangan pendapatan dan kompetitor mendapatkan jumlah
produksi penjualan yang lebih rendah
1.       Memperkuat brand yang lebih berbeda dibandingkan dengan kompetitor sehingga brand image lebih kuat
2.       Fokus pada pengembangan perusahaan akan lebih pada diversifikasi produk layanan
3.       Tingginya tingkat penjualan akan membantu meningkatkan nilai perusahaan
Motivasi kekuatan konsumen yang kuat
Meningkatkan profitabilitas pada saat krisis
Pengembangan   produk layanan
Memberikan jaminan keamanan ke konsumen
2 digit
Melipat gandakan pendapatan
Tingginya penjualan   layanan jasa
Interaksi W-O-T
WO Strategies
WT Strategies

Weakness
Fokus pada pengembangan perusahaan
1.       Dengan melalui kostumisasi produk Blue Bird akan bersaing diindustry transportasi
2.       Fokus pada pengembangan perusahaan PT. Blue Bird di pansa pasar transportasi khususnya taxi
1.       Melakukan harga tariff yang kompetitif
2.       Mencari alternatif teknologi dalam meningkatkan pelayanan
3.       Terus melakukan revitalisasi layanan agar dapat berkompetisi dengan
para kompetitor
Kompetitor memiliki banyak diversifikasi
Tingkat SDM


Berdasarkan analisis SWOT diatas dapat dilihat bahwa PT. Blue Bird memiliki pangsa pasar yang besar dan citra merek yang sangat kuat untuk pelanggan sebagao pelopor taksi, ini membutuhkan perusahaan untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas layanan Karena persaingan yang begitu kuat.

5.       Matriks SPACE

Internal Strategic Positioning
Rating
External Strategic Positioning
Rating
Competitive Position
Stability Position
Market Share
-1
Technology
-3
Quality Product
-1
Demand
-2
Customer Loyalty
-2
Price
-3
Firm Life Cycle
-1
Barier
-4
Control Over
-3
Competitive Pressure
-3
Total
-8
Total
-15
Financial Position
Industry Position
Cash Flow
6
Growth Potential
5
Liquidity
5
Profit
4
Earnings per share
5
Financial
4
Price earning Ratio
5
Technology
4
Inventory turnover
4
Resource Utilization
3
Total
25
Total
20

Rata-rata:

CP
-1.6
FP
4.8
SP
-3
IS
4


Dari perhitungan rata-rata tersebut di atas maka dapat diketahui posisi koordinat X dan Y di dalam matriks SPACE di bawah ini:





6.       Matriks QSPM

Strategi Alternatif
Strategi 1
Strategi 2
Faktor Kunci
Nilai Bobot
AS
TAS
AS
TAS
IFE
Strengths
Kekuatan merk
0.16
4
0.56
4
0.56
Motivasi kekuatan konsumen yang kuat
0.06
3
0.56
3
0.56
Meningkatkan profitabilitas pada saat
krisis
0.05
3
0.15
4
0.20
Pengembangan produk layanan
0.05
4
0.2
4
0.2
Memberikan jaminan keamanan ke
konsumen
0.07
4
0.28
4
0.28
2 digit
0.05
3
0.15
4
0.20
Melipat gandakan pendapatan
0.07
4
0.28
4
0.28
Tingginya penjualan layanan jasa
0.07
4
0.28
4
0.28
Fokus pada peembangan perusahaan
0.07
4
0.28
4
0.28
Total Strengths


1.9

2.84


Weakness
Harga yang mahal
0.14
1
0.14
1
0.14
Fluktuasi harga saham perusahaan
0.05
2
0.08
2
0.08
Jumlah pengambil keputusan yang
banyak

0.08

2
0.16
4
0.32
Ketergantungan terhadap supplier
0.08
4
0.32
4
0.32
Total Weakness


0.46

0.84
Total Strengths & Weakness


2.35

2.84
EFE
Opportunity
Strategi fokus di domestik market
0.06
3
0.18
3
0.18
Bertambahnya jumlah penduduk
0.09
4
0.36
4
0.36
Perusahaan taxi pertama
0.06
4
0.24
4
0.24
Perusahaan digunakan untuk penjualan
produk dan jasa

0.08

2

0.16
3
0.24
Website bersifat online untuk
mendeteksi lokasi

0.09

2

0.18
4
0.36
Bersaing di pangsa pasar menengah
0.08
2
0.12
4
0.32
Kompetitor memiliki unit dan penjualan
jasa yang rendah

0.07

2

0.14
4
0.28
Berasosiasi dengan pemerintah
0.08
1
0.08
3
0.24
Total Opportunity


1.46

2.22
Threat
Taxi lokal berkembang
0.08
4
0.32
4
0.32
Kompetitor memiliki perusahaan di
Jakarta

0.07

1

0.07
2
0.14
Tuntutan dari pihak internal keluarga
0.07
1
0.07
1
0.07
Kompetitor melakukan revitalisasi
pelayanan

0.08

3

0.24
4
0.32
Kompetitor menawarkan tariff lebih
murah

0.09

4

0.36
4
0.36


Total Threat


1.06

1.21
Total Opportunity & Threat


2.52

3.42
GRAND TOTAL


8.23

10.48

Berdasarkan nilai analisis QSPM diperoleh dari 8.23 untuk strategi 1 dan 10.48 untuk strategi 2. Dengan demikian dianggap menerapkan strategi 2 untuk meningkatkan pertumbuhan PT. Blue Bird. Dengan menerapkan strategi 2, pengembangan produk yang dipilih sesuai dengan kualitas produk dan spesifikasi pasar serta membedakan produk adalah bahwa blue bird adalah diversifikasi produk taksi dan menjadi pemimpin pasar taksi di Indonesia.

IMPLEMENTASI
  Arti implementasi menurut KBBI adalah pelaksanaan atau juga penerapan. Menurut Usman (2002) penerapan harus dilakukan secara terencana. implementasi dilakukan setelah merumuskan formulasi strategi.

  Implementasi Strategi adalah jumlah keseluruhan aktivitas dan pilihan yang dibutuhkan untuk dapat menjalankan perencanaan strategis. Implementasi strategis merupakan proses dimana beberapa strategi dan kebijakan diubah menjadi tindakan melalui pengembangan program, anggaran dan prosedur. Walaupun implementasi biasanya baru dipertimbangkan setelah strategi dirumuskan, akan tetapi implementasi merupakan kunci suksesnya dari manajemen strategik.

Annual Objective
a.     Company Strategy
    Agar mencapai tujuan dan mendukung pertumbuhan perusahaan secara efektif, PT. Blue Bird Indonesia menerapkan tingkat strategi mereka, antara lain:

"Menjadi perusahaan yang mampu bertahan dan mengedapankan kualitas untuk memastikan kesejahteraan yang berkelanjutan bagi para stakeholder"

-  Dapat memperoleh Laba Bersih Operasi diatas rata rata industri dan memberikan value added yang baik bagi seluruh stakeholders Perseroan
-  Dapat memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan dan negara dimana Perseroan berada.

Divisional Objective
b.    Divisional Strategy
   PT. Blue Bird Indonesia menggunakan kekuatan internal dalam implementasi formulasi strategi untuk menemukan opportunities yang ada dalam eksternal.

c. Marketing
  Menerapkan GPS pada driver dan memberikan fasilitas yang terbaik agar penumpang atau calon penumpang merasa aman dan nyaman ketika menggunakan jasa Blue Bird Group. kini blue bird group juga dilengkapi dengan aplikasi online yang bisa memberikan kebebasan dan kemudahan penumpang dalam menggunakan jasa blue bird group

d. Operasional & Distribusi
   Blue Bird Group terus mengembangkan bisnis nya sudah tersedia diseluruh Indonesia dan tetap menjaga keamanan penumpang dengan rutin melakukan check up kendaraaan.

e. Research & Development
   Dalam bidang R&D, pada tahun 2011 blue bird menjadi perusahaan taksi pertama di Indonesia yang memberikan layanan mobile reservation melalui Blackberry. Kini, Blue Bird Group telah mengembangkan bisnisnya. Selain tetap fokus di bisnis passanger transportation, Blue Bird  Group juga mengembangkan bisnis lain di bidang logistik, properti, industri dan alat-alat berat, sampai menyediakan layanan konsultasi IT.

f. Finance
  Modal untuk menjalankan strategi ini berdasarkan anggaran riset dan pengembangan, namun anggaran bagian riset dan pengembangan disesuaikan setiap periode. Teknologi yang digunakan dalam proses produksi adalah tanpa campur tangan manusia, artinya otomatisasi yang digunakan.

g. Management Information System
  Kini melakukan reserasi bisa melalui aplikasi di android dan ios sehingga memudahkan pelannggan untuk menggunakan jasa Blue Bird Group.


EVALUASI
   Evaluasi strategi adalah tahap akhir dalam manajemen strategis. Para manajer sangat perlumengetahui kapan strategi tertentu tidak berfungsi dengan baik, evaluasi strategi berarti usaha untuk memperoleh informasi ini. Semua strategi dapat dimodifikasi di masa depan karena faktor-faktor eksteral dan internal selalu berubah.

Tiga macam aktivitas mendasar untuk mengevaluasi strategi adalah
1. Meninjau factor-faktor eksternal dan internal yang menjadi dasar strategi yang sekarang,
2. Mengukur prestasi,
3. Mengambil tindakan korektif.Aktivitas perumusan startegi, implementasi dan evaluasi terjadi di tiga tingkat hirarki dalam organisasi yang besar, korporasi, divisi atau unit bisnis strategis, dan fungsional.

Perusahaan bisnis multidivisional yang biasanya besar, memiliki tiga level strategi :
1. Strategi korporasi mengambarkan arah perusahaan secara keseluruhan mengenai sikap perusahaan secara umum terhadap arah pertumbuhan dan manajemen berbagai bisnis dan lini produk untuk mencapai keseimbangan portofolio produk dan jasa.
2.  Strategi bisnis atau strategi bersaing, biasanya dikembangkan pada level divisi dan menekankan pada perbaikan posisi persaingan produk barang atau jasa perusahaan dalam industri khusus atau segmen pasar yang dialyani oleh divisi tersebut.
3. Strategi fungsional menekankan terutama pada pemaksimalan sumber daya produktivitas. Dalam batasan perusahaan dan strategi bisnis yang berada di sekitar mereka, departemen fungsional mengembangkan strategi untuk mengumpulkan bersama-sama berbagai aktivitas dan kompetensi mereka guna memperbaiki kinerja.

   Pada tahun 1990, Robert S. Kaplan dan David P.Norton telah mempopulerkan konsep baru untuk mengukur kinerja suatu manajemen. Konsep ini diberi nama balanced scorecard. Balanced scorecard adalah suatu konsep manajemen yang menekankan pada pengukuran keuangan dan non keuangan berdasarkan visi dan misi suatu perusahaan. Adanya balanced scorecard, dapat digunakan sebagai alat komunikasi dalam suatu perusahaan atau bisnis.




a. Finance: PT. Blue Bird Group terlihat cukup baik. Hal ini disebabkan langkah-langkah yang diambil perusahaan berhasil dijalankan sehingga menghasilkan output yang maksimal. 

b. Customer: PT. Blue Bird Group terlihat cukup baik. Tercatat bahwa baik pelanggan maupun supplier puas terhadap perusahaan. dilihat dari semakin mudahnya pelanggan menggunakan jasa blue bird.

c. Processes: PT. Blue Bird Group perlu dilakukan pengembangan secara terus menerus, agar terus berkembang dan menjadi perusahaan passanger transportation terdepan.

d. Learning & Growth: PT. Blue Bird Group terlihat cukup baik, saran supaya terus berkembang mengikuti trend agar tetap terus bersaing.


Comments

  1. Analisisnya sudah mendetail semoga analisisnya dapat bermanfaat untuk pembaca dan dapat diterapkan untuk rencana jangka panjang perusahaan

    ReplyDelete
  2. Analisis sudah lengkap dan pembahasannya sudah komprehensif, sehingga akan membantu PT Blue Bird Group dalam mengevaluasi kinerjanya agar semakin lebih baik

    ReplyDelete
  3. Analisis baik dari perencanaan, implementasi dan evaluasi. Saya kira baik untuk diterapkan di perusahaan yg bersangkutan

    ReplyDelete
  4. Thanks sis infonya.. analisisnya keren, bisa buat rujukan kuliah ane nih

    ReplyDelete
  5. analisis yang diberikan sangat lengkap bisa menjadi bahan untuk perencanaan strategi perusahaan tersebut dan menjadi referensi bahan perkuliahan👍🏻

    ReplyDelete
  6. Infonya sangat bermanfaat ,terimakasih

    ReplyDelete
  7. ░░░░░░░░░░░░▄▄
    ░░░░░░░░░░░█░░█
    ░░░░░░░░░░░█░░█
    ░░░░░░░░░░█░░░█
    ░░░░░░░░░█░░░░█
    ███████▄▄█░░░░░██████▄
    ▓▓▓▓▓▓█░░░░░░░░░░░░░░░█
    ▓▓▓▓▓▓█░░░░ THANKS, ░░░░░█
    ▓▓▓▓▓▓█░░░░For the Info░░░░█
    ▓▓▓▓▓▓█░░░░SISTAAA!░░░░░█
    ▓▓▓▓▓▓█░░░░░░░░░░░░░░█
    ▓▓▓▓▓▓█████░░░░░░░░░█
    ██████▀░░░░▀▀██████▀

    Analisis yang dibuat menurut saya sudah lengkap dan berguna untuk meningkatkan performa dan bisnisnya di perusahaan tersebut!

    ReplyDelete
  8. analisis strateginya lengkap dan bisa dijadikan perencanaan strategi selanjutnya untuk perusahaan yang bersangkutan.

    ReplyDelete
  9. Info aanalisis yg sgt bermanfaat bagi pembaca bisa jd referensi bahan kuliah 👍

    ReplyDelete
  10. Analisis yang dijabarkan sangat baik. Sangat bermanfaat untuk pembaca sebagai bahan pembelajaran dan untuk perusahaan sebagai acuan perkembangan bisnisnya

    ReplyDelete
  11. terimakasih infonya, ini sangat membantu untuk pembaca memberikan pengetahuan juga terhadap pembaca

    ReplyDelete
  12. Terimakasih atas infonya, dengan adanya analisis strategi ini dapat dengan mudah mengetahui posisi perusahaan dalam persaingan, sehingga perusahaan dapat menentukan rencana seperti apa yang perlu diterapkan untuk menjadi unggul

    ReplyDelete
  13. analisanya sudah lengkap. sangat bermanfaat. terimakasij

    ReplyDelete

Post a Comment